Mata Ketiga #7

Selamat malam Jumat, semua! Mata Ketiga dalam part kali ini, aku akan meneruskan cerita pengalaman di kampusku lagi ya (Kok cerita di hunian baru nggak diterusin lagi sih, Mik? Soalnya aku belum mengeksplore lebih dalam hunian baruku ini, tunggu ya).

Dalam part sebelumnya, aku berjanji akan menceritakan lebih dalam kehidupan lain di kampus kuning ini kan ya. Nah cerita kali ini aku akan membahas mengenaj salah satu gedung di kampus ini yang bisa menampung hingga 5000 orang saat prosesi wisuda.

Sebagai maba (mahasiswa baru) di fakultas yang membolehkan mahasiswanya mengenakan kaos oblong, sandal jepit, hingga you-can-see, ada salah satu ritual yang wajib kami ikuti sebagai anak tahun pertama. Ritual ini adalah ajang unjuk bakat dalam seni peran yang saling diadu antar jurusan. Biasanya dalam ritual ini, kami, maba akan dilatih secara ekstra oleh senior-senior kami agar dapat tampil semaksimal mungkin saat lomba nanti, yang biasanya diadakan dari petang hari hingga tengah malam dengan ribuan penonton dr seluruh penjuru kampus.

Waktu sudah semakin dekat dengan hari H. Latihan diadakan setiap hari hingga malam hari. Peran demi peran dilakoni hingga mendapatkan kecocokan dengan karakter yang dimiliki. Dan aku? Kalian tahu aku dapat peran apa? Huft…. KUNTILANAK. Awalnya sih bete, “kenapa jadi dapet peran ini sih?” gumamku dalam hati. Tapi apa boleh buat karena harus bersikap professional, kudalami saja peran ini.

Malam itu, kami latihan di luar gedung besar yang aku katakan di awal, tepat di bundaran di depan gedung tersebut. Jam menunjukkan pukul 10 malam. Dan senior menyuruh kami utk running cerita di sana untuk melihat seberapa kuat vokal kami. Sebagai KUNTILANAK yang saat itu sudah menggunakan kostum Ms. K, aku memiliki tugas untuk membuka cerita dengan tawa khas yang dimiliki Ms. K tersebut. Saat akan running, aku melihat ada beberapa Ms. K yang datang mendekat. Mereka mungkin penasaran kenapa ada manusia yang ingin menyerupai mereka. Salah satu dari mereka ada yang mendekat.
“Damn, kalau dideketin begini, gimana gue bisa ketawa” kataku pada temenku di sebelah.
“Eh serius Mik? Ada yang dateng? Dia dimana?” tanya temanku.
“Tuh di depan, di tengah stage.” jawabku.
“Duh gimana dong, dia ngeliatin, gimana gue bisa opening kalau kaya gini, badan gue udah gemeteran gini.” timpalku lagi.

“Okey, Mika. Opening, action” teriak salah satu seniorku yang bertugas menjadi sutradara saat itu.

“HIHIHIHIHI…. HIHIHIHIHIII…. HIHIHIHIHII” tawaku memecah malam yang saat itu sangat sunyi dan dingin membuka running pertunjukan kami. Aku sudah tidak lagi peduli dengan mereka yang semakin mendekat dan mengelilingiku. Sudah tidak lagi peduli ketika mereka berada di depanku saat aku bermain peran menjadi mereka. Tidak lagi peduli ketika mereka sahut menyahut dengan ringkikannya ketika melihatku meniru mereka. Tidak, aku tidak mau peduli. Dan running malam itu pun berjalan sukses. Tanpa seniorku tahu, bahwa peranku ini mengundang mereka untuk datang. Dan malam itu, tidak hanya Ms. K saja yang hadir, bundaran tempatku running penuh sesak dengan sosok lain yang muncul. Tidak lagi sunyi, tapi ramai seperti pasar dengan kehadiran mereka.

Selesai running, aku beristirahat sejenak dan duduk di pinggir trotoar bersama teman-teman lainnya. Hingga…….
“KAMUUU SIIAAAPAAAA?” rintihan suara perempuan terdengar jelas di telingaku dengan hembusan nafas yang dingin, menambah dingin suasana malam itu. Seluruh tubuhku kaku saat itu. Aku tidak berani menoleh ke belakang. Suara rintihan itu terdengar sangat jelas hingga terngiang-ngiang di telingaku. Hembusan nafasnya lebih dingin dari udara malam setelah hujan reda. Dingin. Sangat dingin. Dan menusuk.

Untuk kalian yang membaca cerita ini, jangan pernah menirukan mereka yang berada di kehidupan lainnya. karena bisa saja, saat ini mereka mengikutimu dan jangan heran jika suatu saat mereka akan datang dan berkata “KAMU SIAPAAA?”……

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s